Bagaimana Cara Merawat Alat Laboratorium?

Cara merawat alat laboratorium dengan menjaga kebersihan peralatan-peralatan di laboratorium, baik yang berupa peralatan gelas atau non gelas seperti bejana polyethylene, polypropylene dan teflon, merupakan bagian yang penting dalam kegiatan laboratorium.

Perhatian kepada kebersihan barang-barang tersebut harus ditingkatkan dan disesuaikan dengan tingkat kepentingan pengujian, akurasi pengukuran yang diperlukan dan rendahnya konsentrasi analit yang akan ditentukan. Setiap laboratorium harus menetapkan prosedur yang memadai untuk membersihkan peralatan gelas dan non gelas yang digunakan dalam berbagai macam pengujian. Apabila metodologi pengujian tertentu mensyaratkan prosedur membersihkan secara spesifik, maka prosedur tersebut harus diikuti.

Cara Membersihkan Peralatan Laboratorium Secara Umum

Proses membersihkan harus dilakukan segera setelah peralatan digunakan. Membuang bahan berbahaya dan pembersihan bahan korosif sebelum peralatan tersebut dibersihkan.Residu organik memerlukan perlakuan dengan larutan pembersih asam kromat. Peralatan harus dikeringkan dan disimpan dalam kondisi yang tidak memungkinkan terjadinya kontaminasi oleh debu atau bahan lain.

Cara Membersihkan Timbangan

Kebersihan timbangan harus dicek setiap kali selesai digunakan, bagian dan menimbang harus dibersihkan dengan menggunakan sikat, kain halus atau kertas (tissue) dan membersihkan timbangan secara keseluruhan timbangan harus dimatikan, kemudian piringan (pan) timbangan dapat diangkat dan seluruh timbangan dapat dibersihkan dengan menggunakan pembersih seperti deterjen yang lunak, campurkan air dan etanol/alkohol. Sesudah dibersihkan timbangan dihidupkan dan setelah dipanaskan, cek kembali dengan menggunakan anak timbangan.

Cara Membersihkan dan Merawat Penangas Air (Water Bath) Thermostat

Pembersihan yang dibutuhkan pada perawatan (seperti membersihkan sudut atau baling-baling roda yang berputar) dilakukan oleh operator laboratorium sesuai dengan petunjuk pabrik.

Media Pemanas 

Permukaan alat harus dibersihkan dengan menggunakan pembersih (sabun/deterjen).Kontaminasi lebih kuat (misal adanya deposit kapur), dapat dihilangkan dengan pembersih yang khusus seperti misal asam asetat encer.

 Contoh peralatan hotplate dari ovan

Cara Membersihkan Alat Glassware

Prosedur pembersihan glassware tergantung dari tipe material yang terkandung di dalamnya. Gelas borosilikat mempunyai pertahanan yang sempurna dari kebanyakan asam kecuali Asam Hidroflorat. Larutan Basa kuat akan mempengaruhi gelas, inilah sebabnya kenapa detergen yang dilarutkan tidak boleh melebihi dari 2%. Menghindari reaksi terhadap deterjen dalam jangka waktu panjang  dan menghindari pengeringan yang sama pada gelas. Glassware harus dibersihkan secepatnya untuk mencegah pengerasan residu. Idealnya glassware dibilas atau direndam dalam larutan organik untuk menghilangkan lemak, dan kemudian bilas kembali dengan air. Pembersihan dapat dilakukan dalam Mesin Pencuci atau secara manual.

 Cara Membersihkan Alat Gelas Laboratorium

Alat gelas adalah salah satu alat yang paling banyak digunakan dalam sebuah laboratorium dan memiliki peran yang sangat vital dalam sebuah lab. Karena perannya yang sangat vital ini lah pastinyanya alat ini sering digunakan dalam hampir semua kegiatan di dalam laboratorium, dengan semakin intensifnya alat ini digunakan tentunya akan timbul sebuah efek dasar akibat dari kegiatan tersebut, salah satunya adalah problem kebersihan dari alat ini.

Cara Membersihkan Alat Gelas Laboratorium

Seperti kita ketahui salah satu dasar pengoperasionalan sebuah laboratorium yang sehat adalah dengan selalu terjaganya kebersihan alat-alat laboratorium ini dari segala kotoran. Dengan alat yang bersih maka kita dapat mencegah kesalahan pengukuran yang disebabkan oleh kotoran,dsb. Lalu bagaimanakah cara membersihkan alat gelas laboratorium yang baik dan benar, maka simaklah beberapa penjelasan dibawah ini.

Cara Membersihkan Alat Gelas Laboratorium

Proses pembersihan suatu alat gelas dalam sebuah laboratorium tergantung dari kegiatan apa yang dilakukan alat ini sebelum dibersihkan dan tipe material apa yang terkandung di dalamnya. Salah satu bahan yang umum digunakan dalam pembuatan alat gelas laboratorium adalah bahan borosilikat. Alat Gelas yang terbuat dari borosilikat mempunyai pertahanan yang sempurna dari kebanyakan asam kecuali Asam Hidroflorat. Larutan Basa kuat akan mempengaruhi gelas, inilah sebabnya kenapa detergen yang dilarutkan tidak boleh melebihi dari 2%. Menghindari reaksi terhadap deterjen dalam jangka waktu panjang  dan menghindari pengeringan yang sama pada alat gelas harus dibersihkan secepatnya untuk mencegah pengerasan residu.

Membersihkan alat gelas laboratorium dapat dilakukan dengan membersihkan dengan mesin pencuci atau secara manual, untuk lebih jelasnya simak ulasan dibawah ini.

Pembersihan dengan Mesin Pencuci

Pilih dari sekian banyak macam campuran detergent yang ditawarkan oleh spesialis laboratorium untuk Mesin Pencuci, detergent yang dipilih harus sesuai dengan type kotoran apa yang akan dihilangkan. Beberapa jenis campuran ini memang dikhususkan untuk bermacam-macam kotoran di laboratorium, jadi pastikan anda memilih campuran yang tepat untuk membersihkan alat gelas anda. Lalu periksa rak penunjang dan penjaganya diletakkan menempel dengan material non-abrasive secara baik untuk menghindarkan gelas dari gesekan atau kerusakan oleh permukaan yang keras.

Pembersihan Secara Manual

Metode ini merupakan metode yang sederhana karena metode ini hanya menggunakanbusa halus, kain halus  atau sikat plastik yang lembut dan tidak mengadung bulu-bulu keras. Pilih dari sekian banyak macam campuran detergent yang ditawarkan oleh spesialis laboratorium untuk pencucian manual, tergantung dari residu yang ingin dihilangkan. Lalu bersihakan menggunakan alat tadi secara perlahan dan teliti.

Lalu selain membersihkan dengan mesin pencuci dan secara manual masih ada cara pembersihan khusus, dimana cara ini digunakan jika ada noda tertentu yang sangat sulit dibersihkan menggunakan detergen, sehingga dalam kasus ini perlu diberikan perhatian dan tindakan yang khusus, Beberapa noda yang membutuhkan perilaku khusus serta cara penanganannya bisa anda simak di ulasan di bawah ini.

Metode Pembersihan khusus

  • Noda Permanganat : Gunakan campuran yang dari 3% Asam Sulfat dan 3% Hidrogen Peroxida.
  • Noda besi : Gunakan larutan HCl 50 %.
  • Noda lemak : Gunakan larutan asam kromat, adalah larutan kalium dikromat dalam asam sulfat pekat.
  • Bahan yang mengandung kontaminasi bakteri : Setelah dibersihkan dengan deterjen ,glassware direndam dalam larutan desinfektan atau di steam dalam Autoclave (disterilisasi).

Selama permbersihan alat gelas ini ada beberapa tindakan pencegahan dalam membersihkan alat gelas laboratorium, beberapa tindakan ini diantaranya :

Tindakan Pencegahan Khusus selama Proses Pembersihan:

  • Jangan gunakan busa spons yang sudah terkikis seperti yang digunakan di dapur untuk membersihkan piring
  • Hindari beberapa deterjen atau larutan pembersih yang mengandung Partikel pengikis
  • Pindahkan barang-barang keras seperti spatula logam, tongkat pengaduk, atau sikat secepatnya. Mereka dapat memecahkan gelas atau menggoresnya.
  • Basa kuat domestic atau deterjen pabrikan akan melarutkan gelas dan bahkan mengakibatkan kerusakan.
  • Lepaskan bermacam2 logam perhiasan seperti cincin dengan batu jika anda akan menggunakan tangan di dalam glassware.

Dan setelah semua proses dijalankan dengan baik, maka proses terakhir dalam pembersihan alat gelas laboratorium adalah proses pengeringan beberapa langkah proses ini diataranya :

Cara mengeringkan glassware

  • Setelah dicuci dan dibilas aquadest, glassware di keringkan dengan cara di tiriskan di rak peniris
  • Untuk basic glassware boleh dikeringkan dengan cara di masukkan ke dalam oven dengan suhu dibawah 60 ºC
  • Untuk volumetric glassware dan analitycal glassware tidak boleh dikeringkan di dalam oven
  • Setelah dicuci dan dibilas aquadest, glassware di keringkan dengan cara di tiriskan di rak peniris
  • Untuk basic glassware boleh dikeringkan dengan cara di masukkan ke dalam oven dengan suhu dibawah 60 ºC
  • Untuk volumetric glassware dan analitycal glassware tidak boleh dikeringkan di dalam oven ( sumber : http://www.  chem-is-try. org / author/suparnisr/ )
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s